Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menerima bantuan material untuk pembangunan hunian sementara (huntara) di kawasan Simpang Haru, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Barat.
Bantuan ini menjadi angin segar bagi warga terdampak yang masih mengungsi.
Menko PMK Pratikno menegaskan pemerintah pusat terus memacu pembangunan huntara dan huntap di wilayah terdampak bencana, termasuk di Aceh dan Sumatera Utara.
“Persiapan dan percepatan untuk huntara ini terus dilakukan, memang salah satu tantangan dalam proses ini adalah penyiapan lahan,” ujar Pratikno saat meninjau langsung penanganan bencana di Aceh, Kamis (25/12).
Di Sumatera Barat, lima kabupaten/kota saat ini sedang dalam proses pembangunan huntara.
Selain fokus pada hunian, pemerintah juga berupaya memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Sebanyak 72 dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak sudah dapat dilalui, sementara sisanya masih dalam perbaikan.
Sektor pendidikan juga menjadi prioritas, dengan target sekolah-sekolah terdampak dapat kembali beroperasi pada awal Januari 2026.
Pemerintah juga terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi curah hujan dan mencegah bencana susulan.











