Bukittinggi – Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) Universitas Negeri Padang (UNP) mendampingi Unit PPK Fakultas Kedokteran UNP dalam persiapan akreditasi Program Studi Kedokteran Hewan. Pendampingan yang berlangsung di Bukittinggi, Rabu (8/7), ini menitikberatkan penguatan perlindungan mahasiswa sebagai salah satu indikator penting dalam penjaminan mutu perguruan tinggi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UNP membangun lingkungan pendidikan tinggi yang aman, inklusif, dan bermartabat. Dalam konteks akreditasi, perlindungan mahasiswa kini tak hanya menjadi pelengkap, melainkan unsur yang ikut menentukan kualitas program studi.

Ketua Satgas PPK UNP, Dr. Fatmariza, M.Hum., menegaskan pentingnya keberadaan satgas dalam menjaga mutu pendidikan di kampus. Ia menyebut penguatan struktur organisasi, regulasi yang lengkap, sosialisasi berkelanjutan, serta program pencegahan dan penanganan kekerasan harus berjalan konsisten.

“Perlindungan mahasiswa sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola perguruan tinggi modern,” ujarnya.

Menurut Fatmariza, kampus yang bermartabat tidak cukup hanya unggul dalam akademik, penelitian, dan inovasi. Kampus juga harus mampu menghadirkan ruang belajar yang aman, menghormati martabat manusia, menjunjung nilai kemanusiaan, serta melindungi sivitas akademika dari kekerasan dan diskriminasi.

Sementara itu, Kepala Divisi Regulasi, Sosialisasi, dan Edukasi Satgas PPK UNP, Dr. Muhd. Al Hafizh, S.S., M.A., memberikan pendampingan teknis terkait pemenuhan instrumen akreditasi yang berhubungan dengan perlindungan mahasiswa. Materi yang dibahas meliputi penyusunan regulasi, sosialisasi dan edukasi, mekanisme pelaksanaan kebijakan, hingga penyusunan eviden untuk asesmen akreditasi.

Ia menekankan bahwa pengisian instrumen akreditasi tidak cukup hanya bertumpu pada dokumen administratif. Menurutnya, harus ada bukti implementasi nyata melalui kegiatan, program, dokumentasi, dan budaya organisasi di tingkat program studi maupun fakultas.

Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan strategi penyusunan dokumen, identifikasi eviden, dan praktik baik yang telah dijalankan Satgas PPK UNP. Pendampingan ini diharapkan membantu Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran UNP memenuhi indikator akreditasi secara lebih komprehensif.

Perubahan paradigma akreditasi menunjukkan mutu pendidikan tinggi kini tidak lagi hanya diukur dari pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kemampuan perguruan tinggi menciptakan safe learning environment atau lingkungan belajar yang aman juga menjadi indikator penting dalam penilaian mutu.

Melalui pendampingan ini, Satgas PPK UNP berharap Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran UNP semakin siap menghadapi proses akreditasi dengan dukungan regulasi, implementasi, dan eviden yang kuat. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat budaya perlindungan mahasiswa secara berkelanjutan dan mendukung visi UNP menjadi perguruan tinggi yang bermartabat dan bereputasi internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *