Padang – Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat terus mengoptimalkan pemanfaatan media sosial, media massa, dan layanan digital untuk memperkuat keterbukaan informasi publik.
Langkah strategis tersebut bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengakses kebijakan, kegiatan, serta kinerja pimpinan dan anggota DPRD.
Komitmen ini disampaikan Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, saat presentasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026 di Aula Kantor Bappeda Sumbar, Kamis (22/10).
Dalam pemaparannya, Maifrizon menekankan bahwa pengembangan keterbukaan informasi didukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan penguatan pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi.
“Pengembangan keterbukaan informasi didukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, serta kerja sama dengan wartawan parlemen untuk menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas dan kinerja kedewanan,” ujar Maifrizon.
Sekretariat DPRD Sumbar menerapkan motto Cepat Diterima dan Mudah Dicerna dalam setiap strategi publikasi yang dijalankan.
Data menunjukkan jangkauan akun Instagram DPRD Sumbar meningkat pesat dari 306.000 pada tahun 2024 menjadi 870.600 pada tahun 2026.
Jumlah pengikut akun Instagram resmi lembaga tersebut juga melonjak dari 4.484 menjadi 10.200 dalam periode yang sama.
Pertumbuhan serupa terjadi pada platform YouTube, TikTok, Facebook, dan X yang menjadi sarana penyebaran informasi aktivitas kedewanan kepada publik.
Selain aspek digital, lembaga ini juga menghadirkan kegiatan interaktif seperti Jalan Sehat Bersama Parlemen untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
Sebanyak 19 inovasi layanan telah diluncurkan, di antaranya Kios Layanan PPID, aplikasi ASIK untuk aspirasi publik, Pojok Baca Digital, dan TV Agenda.
Inovasi tersebut dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat, mulai dari permohonan informasi hingga penelusuran dokumen hukum melalui JDIH.
“Melalui pendekatan ini, informasi diharapkan tidak hanya cepat sampai kepada masyarakat, tetapi juga mudah dipahami,” jelas Maifrizon terkait efektivitas penyampaian konten.
Sekretariat DPRD Sumbar turut menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang laktasi, klinik kesehatan, dan akses khusus bagi penyandang disabilitas.
Lembaga ini telah meraih berbagai penghargaan, termasuk predikat badan publik informatif periode 2020–2025 dan Anugerah Tinarbuka 2023.
Capaian tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat transparansi lembaga perwakilan rakyat.
Keberhasilan keterbukaan informasi dinilai bukan sekadar dari jumlah pengikut media sosial, melainkan efektivitas masyarakat dalam memahami kebijakan dan menyampaikan aspirasi.











