Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, berhasil memperjuangkan anggaran Rp 200 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Dana ini diharapkan mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Zigo menjelaskan, program IJD merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.
“Alhamdulillah, program Komisi V dengan Mitra Kerja telah menjadi Program IJD tahap I yang diumumkan pada 27 Agustus,” ujar Zigo, Jumat (12/9/2025).
Pada IJD Tahap I, Sumatera Barat mendapatkan lima program pembangunan, meliputi:
Ruas Jalan Simpang III Siluat – Silaut III (Pesisir Selatan): Rp 29.827.764.000
Ruas Jalan Taratak Galundi – Alahan Panjang (Kabupaten Solok): Rp 8.519.918.000
Ruas Jalan Sungai Sungkai – Log Batu Sandi (Solok Selatan): Rp 68.259.600.000 (Multi-Year Contract)
Pembangunan Jembatan Lubuk Pauh (Tanah Datar): Rp 28.307.900.000 (Multi-Year Contract)
Perbaikan Jalan Batas Kota Payakumbuh – Sitangkai: Rp 75.047.811.140 (Multi-Year Contract)
Selain itu, Zigo mengungkapkan bahwa Komisi V DPR RI juga mendorong penetapan program IJD tahap II.
Pada IJD Tahap II, Sumatera Barat mendapatkan alokasi untuk:
Peningkatan Jalan Dama Gadang – Durian Jantung dan Jalan Ujung Guguang – Simpang Kuranji (Agam): Rp 16.000.000.000
Peningkatan Jalan Piobang Koto – Panjang (50 Kota): Rp 4.500.000.000
Peningkatan Jalan Simpang tiga Rumbai – Muara Tais (Pasaman): Rp 35.000.000.000 (Multi-Year Contract)
* Pelebaran Bukit Kanduang – Panjalangan (Solok): Rp 11.119.181.000
Zigo menambahkan, usulan program IJD diajukan oleh pemerintah daerah melalui aplikasi SiTIA dan dinilai berdasarkan kesiapan dokumen serta kesesuaian dengan tema pembangunan. Dukungan dari Komisi V DPR RI juga menjadi faktor penting dalam proses penilaian.
“Program ini akan sangat membantu memperlancar akses transportasi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, dan tentu saja mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Zigo.
Ia berharap, perbaikan infrastruktur jalan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas pangan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari peningkatan ini.











