Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menargetkan Festival Tari Anak Kota Padang menjadi ajang berskala nasional pada tahun depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Fadly saat menutup rangkaian festival di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Sanggar Tari Mutiara Minang itu telah berlangsung selama dua hari sejak 31 Oktober 2026.
Fadly menegaskan bahwa festival ini berfungsi sebagai wadah pengembangan bakat sekaligus sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya Minangkabau sejak dini.
Pemerintah Kota Padang berkomitmen memberikan dukungan penuh agar festival ini berkembang lebih besar.
“Mudah-mudahan tahun depan festival ini ditingkatkan menjadi berskala nasional dengan dukungan Pemko Padang sebagai sponsor utama,” ujar Fadly.
Ia menilai panggung seni merupakan bagian dari semangat Padang Juara untuk membentuk generasi muda yang berprestasi di berbagai bidang.
“Festival ini sejalan dengan semangat Padang Juara, yakni mendorong anak-anak tidak hanya berprestasi di bidang pendidikan, tetapi juga olahraga, seni, budaya, dan agama,” tutur Fadly.
Pembina Sanggar Tari Mutiara Minang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa festival tahun ini melibatkan 300 penari dan seniman dari enam sanggar seni.
Selain pertunjukan tari, acara tersebut dimeriahkan dengan lomba mewarnai, solo song, dan peragaan busana.
Panitia juga memfasilitasi sepuluh pelaku usaha kuliner lokal untuk mempromosikan produk mereka secara gratis di area festival.
Dukungan tersebut ditujukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dalam menyambut ambisi Padang sebagai Kota Gastronomi UNESCO 2027.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan peralatan kepada delapan pelaku ekonomi kreatif dari lima kecamatan.
Bantuan dari Dinas Pariwisata ini diprioritaskan bagi pelaku usaha subsektor kriya dan musik yang sempat terdampak banjir bandang pada November 2025.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, turut mendampingi penutupan festival tersebut bersama para pemangku kepentingan terkait.
Pemerintah Kota Padang berharap sinergi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi ini terus berkelanjutan di masa depan.











