Painan – SMA N 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, mencatat capaian penting setelah 58 persen dari total siswa eligible berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Prestasi itu mendapat perhatian langsung dari Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh saat menjadi inspektur upacara di sekolah tersebut, Senin (4/5/2026).
Rahmat menilai hasil tersebut bukan hanya kemenangan akademik bagi sekolah, tetapi juga kebanggaan bagi daerah. Ia menyebut capaian itu menunjukkan siswa-siswi Pesisir Selatan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa anak-anak kita mampu bersaing secara nasional. Ini adalah hasil dari kerja keras siswa, peran guru, serta dukungan lingkungan pendidikan yang baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, lolosnya 58 persen siswa eligible ke SNBP menjadi sinyal positif bagi mutu pendidikan di daerah. Menurutnya, capaian itu juga mencerminkan meningkatnya kapasitas intelektual generasi muda.
Rahmat mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pembinaan guru yang konsisten mendampingi siswa, serta lingkungan belajar yang mendukung proses pendidikan secara optimal.
Karena itu, ia menilai kolaborasi antara sekolah, tenaga pendidik, dan ekosistem pendidikan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil yang diraih siswa.
Di tengah perkembangan teknologi yang pesat dan dinamika global yang terus berubah, Rahmat mengingatkan bahwa tantangan generasi muda ke depan akan semakin berat. Menurut dia, anak muda tak cukup hanya unggul dalam akademik, tetapi juga harus memiliki pola pikir adaptif dan inovatif.
Ia menambahkan, kekuatan intelegensia akan menjadi modal utama untuk menghadapi masa depan, termasuk dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Generasi muda harus memiliki kapasitas berpikir yang kuat, adaptif, dan inovatif,” jelasnya.
Rahmat juga menyoroti kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai tantangan baru yang perlu diantisipasi generasi muda. Meski begitu, ia menegaskan teknologi tidak sepenuhnya bisa menggantikan peran manusia dalam berbagai aspek kehidupan.
Ia berharap keberhasilan siswa SMA N 3 Painan dapat menjadi dorongan bagi peserta didik lain untuk terus meningkatkan prestasi. Di sisi lain, capaian tersebut juga diharapkan menjadi momentum bagi dunia pendidikan untuk memperkuat mutu pembelajaran, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
Menurut Rahmat, capaian 58 persen siswa eligible yang lolos SNBP membuktikan sekolah di daerah juga memiliki kemampuan melahirkan generasi yang kompetitif di tingkat nasional.











