Padang – Dua jemaah haji asal Embarkasi Padang dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi, saat menjalankan ibadah haji 2026. Keduanya berasal dari Bengkulu dan Bukittinggi, serta memiliki riwayat penyakit jantung.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan informasi itu diterima berdasarkan laporan petugas haji di Arab Saudi.

“Betul, dua jemaah asal Embarkasi Padang meninggal dunia. Satu berasal dari Bengkulu dan satu dari Bukittinggi,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Jemaah pertama yang meninggal dunia adalah Tukiman Sandi Kromo Karso (54), asal Bengkulu, yang tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 4.

Tukiman wafat pada Rabu (29/4/2026) pukul 07.15 waktu Arab Saudi di Madinah. Rifki menjelaskan, almarhum memiliki riwayat penyakit jantung dan masuk kategori risiko tinggi.

Meski demikian, saat diberangkatkan dari Embarkasi Padang pada Senin (27/4/2026), kondisi kesehatannya dilaporkan stabil.

Sementara itu, jemaah kedua yang wafat bernama Yunilis Muin (73), asal Bukittinggi, dan tergabung dalam kloter 7.

Yunilis meninggal dunia pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 16.00 waktu Arab Saudi di RS Saudi German Madinah, atau pukul 20.00 WIB.

“Almarhumah meninggal dunia karena penyakit jantung,” kata Rifki.

Ia menambahkan, kedua jemaah tersebut telah dimakamkan di Madinah. Tukiman dimakamkan di Pemakaman Baqi, sedangkan Yunilis juga dimakamkan di kota yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *