Lubuk Basung – Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, mengunjungi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam di Lubuk Basung, Senin (4/5), untuk memperkuat kerja sama dalam mendukung program Pokja 3 yang berkaitan dengan Aku Hatinya PKK.

Kunjungan itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara TP-PKK dan DLH. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi, terutama pada pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, dan pemanfaatan lahan pekarangan rumah.

Ny. Merry mengatakan program Pokja 3 memiliki hubungan erat dengan tugas dan fungsi DLH. Menurutnya, program Aku Hatinya PKK membutuhkan dukungan lintas sektor agar bisa berjalan lebih efektif di tengah masyarakat.

“Program Aku Hatinya PKK ini sangat selaras dengan kegiatan di Dinas Lingkungan Hidup. Mulai dari pengelolaan sampah hingga pemanfaatan pekarangan rumah untuk kompos dan kebutuhan keluarga, semuanya membutuhkan dukungan dan pendampingan dari DLH,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara TP-PKK dan DLH ke depan semakin intens, baik dalam bentuk pembinaan, edukasi masyarakat, maupun dukungan teknis di lapangan.

“Kami berharap adanya bantuan dan sinergi dari DLH dalam pengelolaan sampah serta pemanfaatan lahan pekarangan rumah, sehingga program PKK dapat berjalan lebih optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Asrina Yanti, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai TP-PKK memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, terutama di lingkungan keluarga.

“Kami mengapresiasi langkah TP-PKK Kabupaten Agam. Sinergi ini sangat penting karena persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat,” ungkap Asrina.

Ia menegaskan DLH siap mendukung program TP-PKK melalui penyuluhan, pendampingan, dan berbagai program teknis lain yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.

“DLH siap berkolaborasi, terutama dalam memberikan edukasi pengelolaan sampah dari rumah tangga, pemanfaatan pekarangan, hingga pengolahan kompos. Dengan kolaborasi ini, kita berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Agam,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *