Lubuk Basung – Ribuan jamaah memenuhi halaman Kantor Bupati Agam saat Salat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). Momentum ini dimanfaatkan Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial, terutama kepada warga yang menjadi korban bencana hidrometeorologi di daerah itu.
Dalam sambutannya, Iqbal menegaskan Idul Adha bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi “Hari Raya Sosial” yang menghapus sekat antara si kaya dan si miskin.
“Hari ini tidak boleh ada sekat antara si kaya dan si miskin. Melalui sebungkus daging, kita tebar senyuman dan merajut kembali silaturahmi,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia mengingatkan, Idul Adha selalu menghadirkan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS yang menunjukkan puncak keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Menurut dia, semangat itu perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjadi anak yang berbakti seperti Nabi Ismail, orang tua yang saleh seperti Nabi Ibrahim dan Siti Hajar, hingga menjadi hamba yang rela berkorban demi kemaslahatan bersama.
Iqbal juga menyoroti kondisi warga Agam yang terdampak bencana hidrometeorologi. Ia mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan membantu mereka yang masih bertahan di hunian sementara dengan kondisi serba terbatas.
“Inilah yang saat ini dibutuhkan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam hidrometeorologi. Mereka membutuhkan dukungan moril, bantuan, serta semangat untuk bangkit,” katanya.
Selain pelaksanaan Salat Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Agam juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang tersebar di seluruh kecamatan.
Pada Idul Adha 1447 Hijriah, jumlah hewan kurban di Kabupaten Agam mencapai 5.858 ekor, terdiri dari 5.730 ekor sapi, 1 ekor kerbau, dan 127 ekor kambing. Angka itu naik sekitar 3,5 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 5.660 ekor.
Iqbal menegaskan, semangat berkurban harus terus digelorakan di tengah masyarakat karena mengandung nilai penting berupa keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Ia juga mengajak masyarakat mewujudkan Kabupaten Agam yang madani dengan meneladani kehidupan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, masyarakat diminta terus menumbuhkan semangat tauhid, kesetiakawanan sosial, dan rela berkorban, sekaligus menjadikan keluarga Nabi Ibrahim sebagai suri teladan dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.
“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita semua,” tutupnya.











