Medan – Banjir dan longsor yang melanda Sumatra memicu respons cepat dari Hutama Karya (HK) Grup. Perusahaan pelat merah itu menerjunkan tim tanggap darurat, logistik, dan alat berat ke sejumlah titik terdampak di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Aksi tanggap darurat ini dimulai sejak Rabu (10/12/2025).

Kepala Badan Pembina (BP) BUMN, Dony Oskaria, mengapresiasi gerak cepat HK Grup sebagai bagian dari upaya terpadu BUMN dalam misi kemanusiaan.

“BUMN hadir di garis depan. HK Grup melakukan langkah darurat yang terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur penanganan bencana,” ujar Dony di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Di Sumatera Utara, HK Grup mendirikan posko darurat di empat titik Gerbang Tol Pangkalan Brandan. Posko ini menampung 75 kepala keluarga pengungsi.

Selain itu, Rest Area 41B Tol Binjai-Langsa menampung sekitar 1.500 pengungsi, dan Kantor Gebang menampung 240 orang.

Bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, air mineral, family kit, pakaian, selimut, dan tenda disalurkan ke posko-posko tersebut.

HK Grup juga mengerahkan alat berat di ruas Tarutung-Sibolga untuk mendukung evakuasi dan pembukaan akses jalan yang tertutup longsor.

Sementara itu, di Sumatera Barat, fokus utama adalah evakuasi dan normalisasi akses jalan.

Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi timbunan longsor di Nagari Sungai Durian Koto Mambang, Lembah Anai, Lubuk Minturun, dan Pasar Baru Unand.

Posko Satgas HK juga didirikan di Gerbang Tol Padang.

Bantuan logistik tahap kedua berupa selimut, kasur lipat, mie instan, air mineral, minyak goreng, susu bayi, gula, teh, kopi, popok bayi, dan genset disalurkan ke tujuh titik di Sumbar.

Di Lembah Anai, pekerja HK fokus memperbaiki jalan sementara yang putus akibat galodo sejak 26 November 2025. Mereka menargetkan jalur tersebut dapat dilewati kendaraan roda dua dan empat lebih cepat dari target yang ditentukan.

Di Aceh, HK Grup mengirimkan jembatan bailey serta alat berat, dan menyuplai solar sesuai kebutuhan.

Dony menegaskan, aksi HK Grup adalah wujud kehadiran negara dalam masa darurat.

“HK bergerak cepat dan terstruktur, memastikan warga mendapatkan tempat aman, akses terbuka, dan kebutuhan dasar terpenuhi,” pungkasnya.

HK Grup terus melakukan pemulihan akses dan bantuan kemanusiaan hingga kondisi kembali pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *