Pekanbaru – Bank Nagari memperluas kerja sama dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan UMKM binaan IKM untuk memperkuat layanan keuangan bagi perantau Minang di Riau. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Pekanbaru, Sabtu (20/6/2026), bersamaan dengan pengukuhan pengurus IKM Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ratusan perantau Minang dari berbagai daerah. Ketua Umum IKM, Andre Rosiade, hadir langsung dan menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antarsesama perantau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kerja sama Bank Nagari Cabang Pekanbaru dengan IKM dan UMKM binaan IKM ini mencakup pengelolaan rekening, transaksi keuangan, layanan pembayaran digital, hingga dukungan pembiayaan bagi UMKM yang berpotensi berkembang. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses layanan perbankan bagi organisasi maupun pelaku usaha.

Penandatanganan PKS itu turut disaksikan Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian. Kehadiran manajemen Bank Nagari disebut sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penguatan sinergi dengan organisasi perantau Minang di Provinsi Riau.

Acara pengukuhan pengurus IKM Provinsi Riau juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Wali Kota Pekanbaru, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Sekretaris Jenderal IKM Pusat, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Bupati Lima Puluh Kota, tokoh masyarakat, pengurus IKM, pelaku UMKM, serta undangan dari sejumlah daerah.

Dalam kesempatan itu, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui layanan keuangan yang inovatif, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Bank Nagari berharap kemitraan ini dapat membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat di lingkungan IKM. Organisasi dan UMKM binaan IKM juga diharapkan mampu mengelola keuangan secara lebih profesional sekaligus memperoleh akses yang lebih luas terhadap berbagai produk dan layanan perbankan.

Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat inklusi keuangan, mendorong pertumbuhan UMKM, serta mempererat hubungan dengan masyarakat Minang di perantauan demi mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *