Agam – Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, memimpin rangkaian pawai Haflah Khatam Al-Qur’an yang digelar di empat titik di Kabupaten Agam, Minggu (28/6). Dalam satu hari, ia hadir sekaligus melepas pawai tersebut di MDTA Masjid Raya Limo Kampuang, Kecamatan Sungai Pua; MDTA Masjid Al Falah Jambu Aia, Kecamatan Banuhampu; Musala Al Mukhlisin, Jurong Pulai, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek; serta Masjid Ruhamma’a, Jorong Kampeh, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso.
Kehadiran kepala daerah itu disambut meriah oleh masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, guru mengaji, serta para orang tua santri. Mereka ikut merayakan keberhasilan anak-anak yang telah menamatkan bacaan Al-Qur’an.
Di setiap lokasi, Benni Warlis menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta khatam, sekaligus kepada orang tua dan wali murid yang dinilainya berperan besar dalam proses pendidikan agama anak-anak mereka.
“Selamat kepada anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan pembacaan Al-Qur’an, serta kepada orang tua dan wali yang telah membimbing dan mendukung mereka. Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua, karena anak-anak kita telah berhasil menamatkan bacaan Al-Qur’an,” ujarnya.
Menurut Benni Warlis, capaian itu menjadi tanda bahwa pendidikan agama masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ia menilai, pengenalan Al-Qur’an sejak dini merupakan langkah penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Ia juga mengingatkan para peserta khatam agar tidak berhenti belajar setelah menamatkan bacaan Al-Qur’an. Menurut dia, khatam justru harus menjadi awal untuk memperdalam ilmu agama, menghafal, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Khatam Al-Qur’an bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk meningkatkan ilmu, menghafal, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Jadilah generasi yang mencintai Al-Qur’an, hafal Al-Qur’an, dan mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” pesan Bupati.
Benni Warlis juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, guru mengaji, tokoh agama, dan ninik mamak yang selama ini aktif menanamkan pendidikan agama kepada anak-anak sejak usia dini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat, orang tua, ninik mamak, serta para guru yang telah mengajarkan dan memperkenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak kecil. Hari ini kita berkumpul karena Al-Qur’an, dan Al-Qur’an pula yang menjadi pedoman hidup kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya membentuk generasi Qurani sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Agam yang mendorong masjid dan musala menjadi pusat kegiatan masyarakat. Tempat ibadah, katanya, tidak hanya berfungsi sebagai ruang salat, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Melalui haflah dan pawai khatam Al-Qur’an itu, Benni Warlis berharap kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an terus tumbuh. Ia juga berharap lahir generasi penerus yang beriman, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan.
“Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi Qurani yang membanggakan keluarga, agama, dan daerah, serta mampu membawa kebaikan bagi masyarakat dan bangsa di masa depan,” harapnya.











