Padang – Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang mengirim 138 mahasiswa S1 dan 12 mahasiswa S3 dalam kegiatan International Mobility di Faculty of Educational Studies, Universiti Putra Malaysia, pada 2-6 Juli 2026.

Kegiatan itu juga melibatkan lima dosen dan staf BK FIP UNP, yakni Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons., Dr. Nurfarhanah, M.Pd., Kons., Dr. Frischa Meivilona Yendi, M.Pd., Kons., Gusni Dian Suri, M.Pd., dan Ramadi.

Program ini digelar sebagai bagian dari upaya internasionalisasi BK FIP UNP untuk memperluas jejaring akademik global serta meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kerja sama dengan Jabatan Pendidikan Kaunselor dan Psikologi Kaunseling, Fakulti Pengajian Pendidikan, Universiti Putra Malaysia.

Setibanya di kampus UPM, rombongan UNP disambut secara resmi oleh Dekan Fakulti Pengajian Pendidikan UPM, Prof. Madya Dr. Wan Marzuki Wan Jaafar, didampingi Ketua Jabatan Pendidikan Kaunselor dan Psikologi Kaunseling, Dr. Muhammad Asyraf Che Amat.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa dan dosen mengikuti International Seminar on Counselling Education, Supervision, and Professional Practices yang menghadirkan pakar dari JPKPK UPM. Melalui forum itu, peserta mendapat pemahaman tentang perkembangan terbaru pendidikan konseling, supervisi, dan praktik profesional konselor di tingkat internasional.

Selain itu, 12 mahasiswa Program Doktor Bimbingan dan Konseling FIP UNP mengikuti bedah artikel penelitian internasional bersama akademisi UPM. Sesi ini menjadi ruang akademik untuk menerima masukan dalam penyempurnaan artikel yang dipersiapkan menuju publikasi di jurnal bereputasi internasional.

Di sisi lain, para dosen dari kedua perguruan tinggi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk membahas sejumlah agenda strategis. Pembahasan diarahkan pada pengembangan riset kolaboratif internasional yang berpeluang menghasilkan publikasi bersama, serta penyusunan program pengabdian kepada masyarakat berskala internasional yang dapat dijalankan bersama UNP dan UPM.

Kedua institusi juga menyiapkan tindak lanjut berupa program International Mobility balasan bagi mahasiswa UPM ke Universitas Negeri Padang agar kerja sama yang terjalin bersifat timbal balik dan berkelanjutan.

Koordinator kegiatan sekaligus Dekan FIP UNP, Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons., mengatakan program ini menjadi investasi akademik penting untuk membentuk lulusan yang memiliki kompetensi global, mampu beradaptasi di lingkungan internasional, dan memiliki jejaring akademik yang luas.

Menurutnya, kerja sama dengan Universiti Putra Malaysia tidak hanya memberi pengalaman belajar internasional bagi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang bagi dosen untuk menghasilkan riset bersama, publikasi internasional, dan program akademik yang bermanfaat bagi kedua institusi.

Di luar agenda akademik, peserta juga berkesempatan mengunjungi sejumlah fasilitas unggulan di Fakulti Pengajian Pendidikan UPM, seperti Putra Future Classroom, Counselling Lab, Faculty Learning Theatre, serta berbagai sarana pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung inovasi pendidikan tinggi.

Kegiatan International Mobility BK FIP UNP di Universiti Putra Malaysia menjadi salah satu wujud komitmen Universitas Negeri Padang dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kemitraan strategis dengan perguruan tinggi bereputasi di Asia Tenggara.

Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan kompetensi global mahasiswa, dan pengembangan kapasitas dosen. Selain itu, kegiatan tersebut mendukung SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan mobilitas akademik yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *