Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) akan menyambut 12.128 mahasiswa baru pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang dipusatkan di Auditorium UNP. Untuk menunjang kelancaran kegiatan, seluruh peserta akan dibagi ke dalam empat gugus yang berisi mahasiswa dari lintas fakultas.
PKKMB tingkat universitas itu dijadwalkan dibuka pada 4 Agustus 2026. Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan akan berjalan berdasarkan pembagian gugus agar pelaksanaannya lebih tertib dan efektif.
Jumlah mahasiswa baru UNP tahun ini berasal dari 11 fakultas dan Program Vokasi. Fakultas Teknik mencatat jumlah terbanyak dengan 1.908 mahasiswa, disusul Fakultas Ilmu Pendidikan 1.586 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial 1.546 mahasiswa, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 1.462 mahasiswa, Fakultas Bahasa dan Seni 1.312 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 1.064 mahasiswa, Fakultas Ilmu Keolahragaan 958 mahasiswa, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan 941 mahasiswa, Program Vokasi 619 mahasiswa, Fakultas Psikologi dan Kesehatan 572 mahasiswa, serta Fakultas Kedokteran 160 mahasiswa.
Melalui PKKMB 2026, UNP menargetkan mahasiswa baru lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, sistem pembelajaran, dan kehidupan akademik di perguruan tinggi. Kegiatan ini juga dirancang untuk mengenalkan budaya akademik, memperkuat karakter, dan mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan tinggi.
Sesuai Panduan PKKMB 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, materi yang diterima mahasiswa baru dibagi ke dalam lima kelompok utama. Kelompok itu meliputi kehidupan berbangsa, bernegara, jati diri bangsa, dan pembinaan kesadaran bela negara dengan bobot 15-20 persen.
Materi berikutnya adalah sistem pendidikan tinggi di Indonesia dengan bobot 25-40 persen. Ruang lingkupnya mencakup pengenalan sistem pendidikan tinggi, kurikulum program studi, implementasi Kampus Berdampak, organisasi kemahasiswaan, pengembangan karakter, kesehatan mental mahasiswa, serta pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi.
Kelompok materi lain membahas perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri dengan bobot 10-15 persen. Topik ini mencakup pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan etika penggunaan teknologi informasi di lingkungan akademik.
Selain itu, mahasiswa baru juga akan menerima materi pengembangan karakter mahasiswa dengan bobot 10-20 persen. Materi ini meliputi budaya akademik, tata krama kehidupan kampus, antiplagiarisme, antinarkoba, antikorupsi, antiterorisme, dan etika bermedia sosial.
Adapun muatan lokal perguruan tinggi diberi bobot 15-25 persen dan disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan UNP.
Pelaksanaan PKKMB 2026 mengacu pada panduan kementerian dengan mengedepankan keterbukaan, demokratis, humanis, legalitas, kesetaraan, inklusivitas, perlindungan, dan edukatif. Seluruh kegiatan juga dipastikan berlangsung aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi agar mahasiswa baru dapat mengikuti pengenalan kampus dalam suasana kondusif.
UNP berharap PKKMB 2026 dapat membantu mahasiswa baru memahami sistem pendidikan tinggi, mengenal budaya akademik dan kehidupan kemahasiswaan, membangun karakter berintegritas, serta siap mengikuti pembelajaran dan memberi kontribusi sebagai insan akademik yang berdampak bagi masyarakat.











