Padang – Bank Nagari luncurkan program pinjaman khusus untuk modernisasi pertanian di Sumatera Barat pascabencana. Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (KUA) hadir dengan bunga rendah, hanya 3 persen efektif per tahun.

Program ini bertujuan mempermudah petani dan pelaku agribisnis mendapatkan alat pertanian modern tanpa terbebani biaya tinggi.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menegaskan modernisasi alsintan adalah kunci peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Plafon pinjaman KUA bervariasi, mulai dari Rp500 juta hingga Rp2 miliar dengan tenor hingga lima tahun.

Selain itu, Bank Nagari memberikan keringanan uang muka mulai dari 10 persen, serta bebas biaya administrasi, commitment fee, dan pelunasan.

Bank Nagari juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total pagu Rp1,5 triliun tahun ini.

Pemerintah mendorong agar minimal 60 persen penyaluran pembiayaan difokuskan pada sektor produktif seperti pertanian, peternakan, dan perikanan.

Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli, menyatakan komitmen perusahaan untuk memberikan layanan pembiayaan yang mudah, cepat, dan terjangkau.

Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini melalui kantor cabang atau layanan digital Bank Nagari.

Dengan dukungan pembiayaan yang inklusif, Bank Nagari berharap dapat memperkuat ketahanan ekonomi Sumatera Barat melalui modernisasi sektor pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *