BOGOR – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsuddin, mendorong Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara di era digital. Hal ini disampaikan saat memberikan motivasi kepada peserta Retret PWI di Puskom Bela Negara Kemhan RI, Rumpin, Sabtu (31/1/2026).

Sjafrie menekankan pentingnya peran PWI dalam menghadapi perang opini yang masif di media sosial. Ia meyakini, dengan sejarah panjang yang dimiliki, PWI mampu menjadi benteng pertahanan nasionalisme bangsa.

“PWI itu memiliki historis tegaknya kemerdekaan ini,” tegas Sjafrie, merujuk pada peran pers di masa lalu dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menhan menilai, PWI dapat menjadi mitra strategis Kementerian Pertahanan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Ia mengajak seluruh insan pers untuk berani dan berkomitmen mengamalkan kedaulatan negara di tengah gempuran disinformasi.

“Untuk itu PWI harus berani dan punya komitmen untuk menjaga dan mengamalkan kedaulatan negara dalam menghadapi perang opini di era digitalisasi ini,” ujarnya.

Sjafrie juga menyoroti kerentanan kedaulatan ekonomi Indonesia di era digitalisasi. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bertindak nyata dalam menjaga kekayaan alam negara.

“Tak ada negara lain yang menolong, hanya kita sendiri yang bisa menolong negara kita sendiri,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas segala aktivitas ilegal yang merugikan negara. Ia meminta para pelaku aktivitas ilegal untuk segera menghentikan aksinya dan bersiap menghadapi konsekuensi hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *