PARIK MALINTANG – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan prioritas pendidikan harus diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Penegasan ini disampaikan saat penyaluran beasiswa Baznas Padang Pariaman kepada siswa SD dan SMP dari enam kecamatan, Rabu (12/6/2024).

Enam kecamatan tersebut meliputi V Koto Kampung Dalam, V Koto Timur, Sungai Limau, Batang Gasan, Sungai Geringging, dan IV Koto Aur Malintang.

Bupati juga melarang keras pihak sekolah melakukan pungutan terhadap siswa.

“Mari kita berikan perhatian kepada anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk mendapat pendidikan formal di sekolah,” ajaknya.

John Kenedy Azis mengancam akan menindak tegas guru atau kepala sekolah yang terbukti melakukan pungutan liar.

“Saya tidak mau mendengar ada sekolah yang melakukan pungutan terhadap muridnya. Jika hal ini terjadi akan saya tindak,” tegasnya.

Bupati mengingatkan siswa penerima beasiswa untuk memanfaatkan dana tersebut membeli perlengkapan sekolah.

“Jangan digunakan untuk membeli paket HP ataupun digunakan oleh orang tua untuk kebutuhan lainnya,” pesannya.

Ketua Baznas Padang Pariaman, Dr. Rahmat TK. Sulaiman, menjelaskan beasiswa ini diberikan kepada 1090 siswa SD (Rp 400 ribu/orang) dan 240 siswa SMP (Rp 500 ribu/orang).

Total dana beasiswa yang disalurkan mencapai Rp 551 juta.

Penyaluran beasiswa ini merupakan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya dilakukan di Masjid IKK Parit Malintang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *