Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat peran dosen Penasehat Akademik (PA) untuk membina dan mengembangkan mahasiswa dari berbagai latar belakang. Langkah ini diambil untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan visi UNP sebagai kampus unggul bereputasi internasional.
Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., menyampaikan hal tersebut saat membuka Lokakarya Peningkatan Peran Penasehat Akademik dalam Penyelesaian Studi, Kamis (4/9), di Auditorium Kampus FBS UNP Air Tawar Padang.
Menurut Ermanto, dosen PA memiliki peran penting dalam memberikan perhatian khusus pada pengembangan dan pembinaan mahasiswa.
Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA) FBS UNP, Dr. Havid Ardi, M.Hum., menambahkan bahwa dosen PA adalah ujung tombak dalam mengarahkan mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga pengembangan soft skills dan kesiapan karier.
Lokakarya ini menghadirkan Prof. Dr. Yarmis Syukur, M.Pd., Kons. sebagai narasumber. Yarmis memaparkan materi tentang strategi efektif pendampingan mahasiswa, komunikasi konseling dalam bimbingan akademik, serta pemanfaatan teknologi dalam memonitor perkembangan studi mahasiswa.
Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Diharapkan, dosen PA semakin memahami perannya secara komprehensif dan mampu memberikan bimbingan akademik yang lebih berkualitas.










