Padang – Dinas Kesehatan Kota Padang meluncurkan Sistem Akses Pelayanan Berbasis Visual (SAPA) Puskesmas untuk memperluas keterbukaan informasi dan memudahkan warga mengakses layanan kesehatan di seluruh Puskesmas di kota itu.

Peluncuran sistem digital tersebut digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Rabu (24/6/2026). Pemerintah kota berharap inovasi ini dapat membuat masyarakat lebih mudah mengetahui layanan yang tersedia di setiap Puskesmas.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang, Tarmizi Ismail, menekankan bahwa kualitas pelayanan kesehatan harus terus diperkuat.

“Pelayanan Puskesmas perlu terus kita tingkatkan dan masyarakat perlu mengetahui fungsi serta layanan apa saja yang tersedia di Puskesmas di sekeliling mereka,” kata Tarmizi saat meresmikan SAPA Puskesmas.

Selain mempermudah akses informasi, Pemkot Padang juga menargetkan peningkatan layanan persalinan normal di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Tarmizi menyebut, dari sekitar 13 ribu ibu hamil di Padang setiap tahun, pemerintah menargetkan sedikitnya 20 persen persalinan dilakukan di 24 Puskesmas yang ada.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, mengatakan SAPA Puskesmas memuat data lengkap mengenai jenis layanan, sarana dan prasarana, hingga ketersediaan sumber daya manusia di masing-masing Puskesmas.

Menurut dia, warga kini bisa mengetahui Puskesmas mana yang memiliki IGD 24 jam atau layanan persalinan. Dengan begitu, akses pelayanan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

SAPA Puskesmas juga terhubung dengan program unggulan “Padang Melayani”, termasuk Dokter Warga dan layanan BPJS Kesehatan gratis.

Masyarakat dapat mengakses platform ini melalui laman sapa.puskesmas.padang.go.id dengan memilih menu “Mulai Eksplorasi Peta”. Setelah itu, pengguna cukup mengeklik titik fasilitas kesehatan yang dituju dan membuka fitur “Tur Virtual 360” untuk melihat kondisi ruangan serta peralatan medis secara langsung.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang mewujudkan visi sebagai kota pintar sekaligus kota sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *