Padang – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan memulai revitalisasi basement Blok II dan Blok III Pasar Raya Padang pada awal Juli 2026. Pekerjaan itu ditargetkan selesai dalam waktu sekitar empat bulan untuk memperbaiki kualitas area perdagangan di pusat kota.
Kepala Bidang Gedung dan Penataan Lingkungan DPUPR Kota Padang, Masdalila, mengatakan pembenahan itu difokuskan pada kenyamanan pedagang dan pengunjung. Menurut dia, revitalisasi dilakukan agar basement pasar menjadi lebih aman, layak, dan terang.
“Penataan basement Blok II dan Blok III akan mulai dilaksanakan pada awal Juli dengan masa pekerjaan lebih kurang empat bulan,” ujar Masdalila, Jumat (26/6).
Ia menjelaskan, pekerjaan utama meliputi perbaikan saluran air, pengecatan area basement, serta pemasangan sistem penerangan baru. Langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Masdalila menegaskan, penanganan rembesan air menjadi prioritas utama dalam proyek tersebut. Pemerintah ingin mencegah genangan dan kelembapan yang selama ini berpotensi mengganggu aktivitas di area basement.
“Kami berupaya agar tidak ada lagi rembesan air. Saluran air akan dibenahi dan penerangan ditingkatkan agar pedagang dapat berjualan dengan nyaman,” tambahnya.
Pemko Padang berharap revitalisasi ini dapat mengoptimalkan fungsi basement sebagai ruang usaha yang tertib dan representatif di tengah pusat perekonomian daerah.











