Limapuluh Kota – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota berencana menjadikan peringatan Haul Tan Malaka sebagai agenda tahunan daerah. Hal ini disampaikan Bupati Safni usai menghadiri peringatan Haul Tan Malaka ke-77 di Nagari Pandam Gadang, Minggu (22/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke tempat bersejarah tersebut.

“Kita lanjutkan kolaborasi Pemerintah dengan yayasan (Ibratama), kita jadikan tempat bersejarah bagi wisatawan,” ujar Safni.

Safni menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan pembebasan lahan untuk peningkatan fasilitas dan infrastruktur jalan menuju makam Tan Malaka.

Peringatan Haul Tan Malaka ke-77 ini dihadiri oleh Bupati Safni, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, anggota DPRD Limapuluh Kota, tokoh masyarakat, dan pegiat sejarah. Acara diisi dengan upacara simbolis, doa bersama, dan tabur bunga di makam pahlawan nasional tersebut.

Ketua Yayasan Ibratama, Ferizal Ridwan, berharap pemerintah daerah merevisi peraturan bupati agar Haul Tan Malaka menjadi peringatan resmi daerah. Ia juga mengusulkan agar renungan suci malam 17 Agustus dipusatkan di makam Tan Malaka.

Selain itu, yayasan mengusulkan pembangunan tugu lima tokoh nasional dan daerah di kompleks SMP Negeri 1 Payakumbuh. Yayasan juga mendorong pelibatan kembali YPP PDRI 1948–1949 sebagai pemangku kepentingan dalam narasi sejarah nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *