Jakarta – Kabar baik bagi pengguna transportasi publik! LRT Jakarta fase 1B rute Velodrome-Manggarai diproyeksikan beroperasi pada Agustus 2026.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengembang proyek, menyatakan optimisme terhadap target tersebut.
“Untuk LRT 1B ini, kami targetkan sesuai timeline di Agustus. Insyaallah akan beroperasi secara official,” ujar Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menegaskan komitmen perusahaan.
Setelah Lebaran 2026, Jakpro berencana melakukan serangkaian uji coba atau commissioning test.
Selain itu, penyelesaian persyaratan administrasi untuk izin operasional dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga menjadi fokus utama.
Saat ini, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B terus dikebut dengan progres mencapai 72,852 persen pada awal Oktober 2025.
Rinciannya, Zona 1 (Jalan Pemuda Rawamangun-Jalan Raya Pramuka) mencapai 71,13 persen dan Zona 2 (Matraman-Manggarai) 57,35 persen.
Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar, menjelaskan bahwa LRT Jakarta Fase 1B akan mempermudah aksesibilitas bagi masyarakat di sekitar Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.
Pengembangan jalur LRT ini juga bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarmoda, mengurangi emisi gas karbon, dan mengatasi kemacetan di ibu kota.
Sebelumnya, Jakpro telah mengantongi izin dari Kemenhub untuk pengembangan lanjutan jaringan LRT Jakarta ke arah utara dan timur, termasuk fase 2A menuju Jakarta International Stadium (JIS) dan fase 2B menuju Halim Perdanakusuma.
Namun, Jakpro masih melakukan kajian untuk menentukan prioritas pembangunan jaringan LRT Jakarta berikutnya setelah proyek LRT Fase 1B rampung, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti kebutuhan transportasi, integrasi moda, potensi penumpang, dan konektivitas antarwilayah.











