Ampek Nagari – Pemerintah Kabupaten Agam mendorong penguatan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan di Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari, Rabu (5/8). Kegiatan yang juga dirangkai dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) itu dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Agam Taslim, S.Pd., M.Pd, Ketua TP PKK Kabupaten Agam Ny. Merry Benniwarlis, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Yonif TP 897/Singgalang Ny. Veronika Saor Lumbanbatu.
Taslim mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata untuk memperkuat kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga. Ia menilai pekarangan rumah memiliki potensi besar untuk ditanami berbagai komoditas pangan, mulai dari sayuran, buah-buahan, tanaman obat keluarga, hingga budidaya ikan dan ternak skala rumah tangga.
“Program ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat keluarga. Jika setiap rumah tangga mampu memanfaatkan lahannya secara optimal, maka ketahanan pangan daerah akan semakin kuat,” ujarnya.
Ia juga menilai layanan CKG memberi manfaat langsung bagi masyarakat karena membantu deteksi dini berbagai risiko penyakit.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Kabupaten Agam Ny. Merry Benniwarlis menyebut pihaknya akan terus mendorong kader hingga tingkat nagari dan jorong agar ikut menggerakkan warga memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi.
“Ketahanan pangan dimulai dari rumah. Dengan menanam sendiri kebutuhan pangan, keluarga tidak hanya lebih hemat, tetapi juga memperoleh makanan yang sehat dan berkualitas,” katanya.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Yonif TP 897/Singgalang Ny. Veronika Saor Lumbanbatu juga berharap kerja sama tersebut terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penanaman bibit di lahan pekarangan rumah dan wisata, pemanfaatan lahan pekarangan, edukasi pola hidup sehat, serta pelayanan CKG kepada masyarakat. Warga Sitalang dan sekitarnya tampak antusias mengikuti kegiatan itu.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan keluarga dan kesehatan semakin meningkat, sehingga keluarga dapat tumbuh lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.











