Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif menetapkan Kota Padang sebagai nominasi anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 untuk bidang gastronomi.
Penetapan tersebut disahkan dalam pertemuan di Ruang Rapat Sarangan, Lantai 33 Thamrin Nine, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026).
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyerahkan dokumen penetapan tersebut secara langsung kepada Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Padang akan membawa keunikan tradisi dan kuliner Minangkabau untuk bersaing di panggung internasional melalui jaringan kota kreatif tersebut.
Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa langkah ini merupakan peluang besar untuk mempromosikan potensi lokal ke skala global.
“Penetapan nominasi ini menjadi peluang bagi Kota Padang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, tradisi, dan potensi gastronomi ke tingkat internasional, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan kota berkelanjutan,” ujar Teuku Riefky.
Fadly Amran memandang pengakuan ini sebagai momentum strategis untuk menjadikan sektor kuliner sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Ia menekankan bahwa kuliner merupakan identitas yang teruji ketahanannya bahkan saat masa sulit seperti pandemi.
“Selama ini, kita melihat kuliner sudah menjadi bagian dari identitas Kota Padang,” ungkap Fadly.
Fadly menambahkan bahwa pemerintah kota berkomitmen membangun ekosistem gastronomi yang berkelanjutan melalui pembenahan infrastruktur dan sistem industri makanan.
Kabupaten Bantul juga turut terpilih sebagai nomine dalam kategori kerajinan dan seni rakyat untuk mewakili Indonesia.
Jejaring UCCN sendiri merupakan inisiatif UNESCO sejak 2004 yang menempatkan kreativitas sebagai penggerak utama pembangunan perkotaan.
Pemerintah Kota Padang kini harus menghadapi tahapan seleksi lanjutan dengan memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan.
Proses ini memerlukan kesiapan daerah dalam membuktikan kontribusi nyata gastronomi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam agenda tersebut, Fadly Amran didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria dan Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa.
Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza serta Ketua Panitia Seleksi Nasional, Prof. Wiendu Nuryanti, dalam prosesi penyerahan dokumen tersebut.











