Agam – Posko Nasional Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Agam yang dinilai mampu mempercepat pemulihan pascabencana melalui mekanisme koordinasi hibrida.

Model rapat yang melibatkan lintas instansi secara daring itu dianggap efektif dan layak dijadikan contoh bagi daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.

Kepala Posko Nasional, Irjen Wahyu Bintono Hari Bawono, mengatakan keterlibatan Kantor Staf Presiden (KSP) dan ATR/BPN dalam pembahasan hunian tetap berjalan efisien karena memangkas hambatan birokrasi.

“Ini bisa menjadi contoh yang baik bagi kabupaten dan kota lain yang memiliki kendala serupa dalam koordinasi lintas sektor,” ujar Wahyu dalam rapat evaluasi progres pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera, Selasa (23/6).

Ia menilai koordinasi lintas sektor seperti itu menjadi solusi konkret untuk mempercepat penanganan bencana, terutama saat proses administrasi kerap menjadi hambatan di lapangan.

Meski status pemulihan Kabupaten Agam masih berada dalam kategori kuning, Posko Nasional mencatat adanya perkembangan yang cukup signifikan.

Pemkab Agam juga dinilai aktif menyelesaikan persoalan lahan, termasuk penguatan pemanfaatan kawasan eks Hak Guna Usaha (HGU) untuk pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi AR, menegaskan pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Ia menyebut pembangunan hunian tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas normal.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat terdampak bisa segera pulih sepenuhnya,” kata Lutfi.

Berdasarkan data Posko Nasional, dari 53 kabupaten dan kota terdampak bencana di Sumatera, 39 daerah telah kembali ke kondisi normal.

Adapun Kabupaten Agam bersama sejumlah daerah lainnya masih berada dalam pengawasan ketat untuk memastikan seluruh target pemulihan tercapai sesuai jadwal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *