Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi konsistensi Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Padang dalam menggelar Blue Ocean Minang Run 2026 yang dinilai berhasil berkembang menjadi ajang olahraga sekaligus penggerak sport tourism dan ekonomi daerah.
Sekretaris Daerah Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menyampaikan apresiasi itu saat mewakili Gubernur Sumbar untuk melepas ribuan peserta pada puncak race day di kawasan Danau Cimpago, Pantai Padang, Minggu pagi, 9 Agustus 2026. Ia hadir bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang serta jajaran pengurus IKASMANTRI.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Sumbar yang dibacakan Arry, Pemprov menilai keberlanjutan penyelenggaraan BOM Run menunjukkan kolaborasi komunitas mampu melahirkan kegiatan berskala besar yang memberi dampak luas bagi daerah.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat bangga dan berterima kasih kepada IKASMANTRI. Kegiatan BOM Run 2026 ini membuktikan bahwa sinergi komunitas alumni mampu melahirkan event berskala besar yang memberikan multiplier effect bagi daerah,” ujarnya.
Arry menambahkan, BOM Run 2026 tidak hanya mendorong masyarakat hidup sehat, tetapi juga ikut menggerakkan hotel, UMKM, kuliner, transportasi, dan berbagai sektor ekonomi masyarakat lainnya.
Ia juga menilai lintasan lomba yang melintasi kawasan ikonik Kota Padang, mulai dari Pantai Padang, Kota Tua, hingga Bukit Gado-Gado, efektif menjadi media promosi wisata daerah. Ajang ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan hal senada. Menurut dia, BOM Run bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan momentum strategis untuk memperkenalkan wisata, budaya, dan kuliner Padang kepada peserta dari berbagai daerah.
“Pemko Padang mendukung penuh kegiatan ini. BOM Run 2026 menjadi wadah potensial bagi kami untuk mempromosikan pariwisata sekaligus kekayaan kuliner Kota Padang kepada masyarakat luas,” kata Fadly.
Ia berharap kegiatan itu memberi dampak ekonomi langsung bagi warga, terutama lewat meningkatnya kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, serta aktivitas UMKM dan kuliner lokal.
Ketua panitia BOM Run 2026 menyebut ajang tahun ini diikuti peserta secara luas dan inklusif. Selain kategori umum dan master untuk jarak 5K, 10K, dan 21K atau half marathon, panitia juga membuka kategori pelajar 5K, Kids Run 2K, serta kategori khusus lansia 1K single dan double.
Rangkaian race day ditutup dengan penyerahan medali kepada para pemenang podium dan pengundian doorprize. Seluruh kegiatan yang berlangsung sejak 7 Agustus hingga puncak acara pada Minggu pagi berjalan meriah.











