PULAU PUNJUNG – Sekretaris Daerah Dharmasraya, Medison, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Dharmasraya untuk menjaga kerapian dan kesopanan berpakaian saat menjalankan tugas. Menurut dia, penampilan ASN bukan sekadar urusan seragam, tetapi juga bagian dari upaya membangun citra positif pelayanan publik.
Medison menilai, cara berpakaian yang rapi mencerminkan tanggung jawab, etika kerja, dan kedisiplinan seorang pelayan masyarakat. Ia menyebut, penampilan yang tertib juga dapat membantu menciptakan suasana kerja yang nyaman dan produktif.
“Kerapian berpakaian mencerminkan sikap dan karakter seorang pegawai. ASN harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ujar Medison, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, ketentuan berpakaian rapi mencakup penggunaan seragam sesuai aturan, atribut lengkap, menjaga kebersihan, bersikap sopan, serta memakai baju dengan benar. Medison juga meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ikut mengawasi dan membina kedisiplinan pegawai di masing-masing unit kerja.
Menurut dia, ASN tidak hanya dituntut menghasilkan kerja yang nyata dan terukur, tetapi juga harus menunjukkan identitas sebagai aparatur negara. Penampilan yang rapi, kata dia, menjadi pembeda sekaligus bagian dari tanggung jawab saat melayani masyarakat.
“ASN tidak hanya sekadar dituntut menghasilkan kerja nyata, terukur, dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat. Berpakaian rapi juga bagian dari identitas diri yang membedakan aparatur negara dengan masyarakat umum,” tegasnya.
Medison menambahkan, penegasan ini juga ditujukan untuk membangun kekompakan di seluruh jajaran ASN, dari level pimpinan hingga staf. Ia berharap semua unsur birokrasi Pemkab Dharmasraya dapat berperan dalam mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata.
Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah ASN. Mereka menilai aturan itu dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sekaligus memacu semangat kerja. Dengan tampilan yang rapi dan profesional, pelayanan kepada masyarakat diharapkan berjalan lebih optimal.
“Melalui penerapan disiplin berpakaian ini, diharapkan berdampak pada budaya kerja yang tertib, profesional serta dapat terus terjaga demi mendukung pelayanan publik yang berkualitas,” kata Plt Kepala Dinas Kominfo Dharmasraya, Hendri.











