Padang – Kemacetan parah melumpuhkan jalur Padang-Solok di kawasan Sitinjau Lauik pada Rabu (3/12/2025), memicu desakan dari Ketua Muhammadiyah Sumbar agar pemerintah segera bertindak.
Antrean kendaraan mengular hingga Kayu Aro, Solok, akibat pengalihan arus lalu lintas pasca-longsor dan banjir bandang.
Buya Bakhtiar, Ketua PWM Sumbar, turut merasakan dampak kemacetan dan terjebak selama lebih dari lima jam.
“Macetnya parah sekali. Ini harus segera ditangani,” tegas Bakhtiar, yang menilai kondisi Sitinjau Lauik sangat mengkhawatirkan.
Penumpukan kendaraan berat memperparah situasi. Rombongan Muhammadiyah Sumbar sedianya hendak meninjau lokasi terdampak bencana di Sumani.
Bakhtiar mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk merespons cepat situasi ini. Ia juga menyoroti kondisi jembatan di Solok yang berisiko tinggi.
Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan kepadatan lalu lintas. Pihaknya telah mengerahkan personel untuk mengatur lalu lintas sejak pagi.
“Sitinjau kini jalur satu-satunya menuju Padang,” jelasnya.
Polisi mengimbau pengendara bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan.











