Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mendorong pengembangan Nagari Creative Hub untuk mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Vasko saat menghadiri Rapat Kerja Teknis Nagari Creative Hub Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumatera Barat, Padang, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Nagari Kreatif, Masyarakat Produktif, dan Berdaya Saing”.
Vasko menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari pengalamannya melihat beragam potensi ekonomi bernilai tinggi saat berkeliling ke berbagai nagari di Sumatera Barat.
Potensi tersebut mencakup produk fisik seperti kuliner dan pakaian hingga kekayaan budaya tak benda seperti silek, randai, serta musik tradisional.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan pengembangan ekonomi nagari dilakukan melalui penguatan identitas, kreativitas, dan strategi pemasaran yang tepat.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat secara merata.
“Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga sistem, sumber daya manusia, dan pendampingan,” tegas Vasko.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah ingin setiap nagari memiliki kemampuan untuk berkembang secara mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan 13 nagari percontohan untuk menerapkan konsep Nagari Creative Hub.
Program ini berfungsi sebagai wadah kolaborasi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas, melestarikan budaya, serta memasarkan produk unggulan secara terorganisasi.
Vasko juga menyoroti pentingnya penguatan akses digital dan pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar produk nagari.
Strategi pemasaran melalui platform daring diharapkan mampu memangkas hambatan jarak dan wilayah bagi pelaku usaha lokal.
“Kita ingin nagari memiliki kemampuan untuk berkembang secara mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujar Vasko kembali menekankan visi besar program tersebut.
Pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas produk serta pemanfaatan media digital seperti fitur siaran langsung untuk menarik minat konsumen.
Ke depan, pengembangan kelembagaan ekonomi seperti koperasi akan diperkuat agar aktivitas ekonomi di nagari dapat memberikan manfaat berkelanjutan.
Rapat kerja teknis ini bertujuan membangun sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Pengelolaan yang tepat diharapkan menjadikan nagari sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.










