Solok – Pemerintah Kota Solok gencarkan upaya pencegahan stunting melalui pelaksanaan Pekan Posyandu di seluruh kelurahan. Targetnya, 95 persen sasaran dapat terlayani tahun ini.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, meninjau langsung pelaksanaan Pekan Posyandu di Kelurahan Kampung Jawa, Selasa (10/2). Ia optimis target cakupan layanan dapat tercapai berkat dukungan lintas sektor dan peran aktif kader Posyandu.
Pekan Posyandu yang digelar serentak di seluruh Kota Solok ini fokus pada pemantauan kesehatan ibu hamil, balita, dan anak usia dini. Pemeriksaan rutin, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta edukasi gizi menjadi agenda utama.
Ramadhani menegaskan, Pekan Posyandu berperan penting dalam mendeteksi dini risiko stunting dan masalah kesehatan lainnya. Dengan deteksi dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Partisipasi aktif orang tua dan dedikasi kader Posyandu menjadi kunci keberhasilan program.
Pemkot Solok berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar demi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Pekan Posyandu diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.










