Limapuluh Kota – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 Kodim 0306/50 Kota membawa perubahan besar bagi warga Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Misnawati, salah satu penerima manfaat, kini bisa menempati rumah yang lebih layak dan aman.
Selama bertahun-tahun, Misnawati hidup dalam kecemasan setiap kali musim hujan tiba. Rumah yang rapuh membuat keluarganya harus berjaga semalaman karena khawatir atap bocor dan air masuk ke dalam rumah.
“Saya tidak pernah menyangka bisa memiliki rumah yang layak. Dulu kalau hujan deras turun, kami selalu waswas karena atap bocor dan air sungai bisa masuk ke rumah,” kata Misnawati saat ditemui di Jorong Buluh Kasok, Selasa (21/7/2026).
Ia mengatakan, bantuan melalui TMMD/N ke-129 tidak hanya memperbaiki bangunan tempat tinggalnya, tetapi juga menghadirkan rasa aman yang selama ini sulit dirasakan. Menurutnya, perhatian TNI kepada masyarakat di daerah terpencil menjadi penyemangat bagi keluarganya.
Misnawati juga mengaku terkesan dengan sikap Komandan Kodim 0306/50 Kota yang sekaligus menjabat Dansatgas TMMD/N ke-129, Letkol Inf Adi Novriadi Nata. Ia menilai, komandan satgas itu turun langsung berbaur dengan warga dan mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.
“Pak Dandim sangat baik dan memberi semangat kepada kami. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memberi harapan bahwa masyarakat di pelosok tetap mendapat perhatian,” ujarnya.
Letkol Inf Adi Novriadi Nata mengatakan, rehabilitasi RTLH menjadi bagian dari upaya TNI membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan dukungan pembangunan dasar. Menurut dia, TMMD/N merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, unsur adat, dan masyarakat untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak.
Ia menambahkan, keberadaan rumah yang layak huni diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem yang selama ini menjadi kekhawatiran warga di kawasan tersebut.
Sementara itu, Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison, menyebut program bedah rumah sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan itu dinilai meringankan beban warga yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi.
Menurut Edison, pelaksanaan TMMD/N ke-129 tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran program tersebut, katanya, menjadi dorongan bagi warga untuk menatap kehidupan dengan optimisme yang lebih besar.











