Padang – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bersiap menghadapi lonjakan penumpang saat libur Lebaran mendatang. Pihak bandara memprediksi peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

GM PT Angkasa Pura BIM, Dony Subarsono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.

“Kami memperkirakan jumlah penumpang akan jauh lebih padat dibandingkan tahun lalu,” ujar Dony.

Untuk kelancaran arus penumpang, BIM akan memberlakukan sistem pembayaran elektronik (e-money) di pintu kedatangan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi antrean kendaraan dan mempercepat proses keluar masuk area bandara.

“Kami mengimbau pengunjung bandara untuk mempersiapkan saldo e-money mereka,” kata Dony.

Posko Lebaran di BIM akan dibuka mulai 13 Maret mendatang. Pihak bandara memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran, dengan perkiraan mencapai 12 ribu penumpang.

Selain itu, Dony menyoroti peniadaan sementara penerbangan dari BIM ke Jeddah pada 3-18 Maret 2026 yang berdampak pada penurunan jumlah penumpang. Meski demikian, beberapa jamaah umrah tetap berangkat melalui bandara lain seperti di Malaysia.

Untuk mempercepat pengisian saldo e-money, PT Angkasa Pura tengah berkoordinasi dengan bank Himbara untuk membuka konter khusus di area bandara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *