Parikmalintang – Banjir meluas di Kabupaten Padang Pariaman akibat intensitas hujan yang tinggi. Ribuan rumah terendam dan warga mengungsi.

Sedikitnya 3.346 rumah atau 10.128 penduduk terdampak banjir. Sebelas rumah dilaporkan hanyut terbawa arus sungai.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Emri Nurman menyebut data ini masih sementara.

“Ini baru data sementara,” kata Emri, Rabu (26/11).

Lebih dari 10.000 jiwa terdampak, 2.818 di antaranya mengungsi. Pemerintah daerah mendirikan dapur umum untuk melayani warga terdampak.

Banjir melanda 10 dari 17 kecamatan di Padang Pariaman. Ratusan hektar sawah dan ladang rusak, serta satu unit sekolah di Batang Gasan.

Beberapa ruas jalan juga rusak, termasuk jalan Padang Baru – Kampuang Bonai yang menuju pusat pemerintahan Padang Pariaman. Ruas jalan ini putus dan berdampak besar pada masyarakat.

Selain itu, banjir merusak irigasi dan bendungan di beberapa titik. Banyak ruas jalan tertimbun material longsor.

Bupati John Kenedy Azis bersama Sestama BNPB meninjau ruas jalan yang amblas di Sikayan. Sestama BNPB, Rustian, datang ke Sumatera Barat untuk meninjau kerusakan akibat bencana, terutama di Padang Pariaman.

“Rencananya Bapak Rustian juga akan ke Kampuang Galapuang, Ulakan,” ungkap Emri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *