Padang – Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) berupaya meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat (Sumbar). Upaya ini dilakukan melalui pemberian pengetahuan tentang kemasan menarik dan pemasaran digital.
Tim dosen UNP memberikan edukasi tentang pentingnya kemasan profesional dan pemanfaatan platform online untuk pemasaran.
Ketua Pengabdian Masyarakat UNP, Dony Novaliendry, menekankan pentingnya peningkatan daya saing UMKM, khususnya di Nagari Taram, Limapuluh Kota.
“Kami memberikan edukasi tentang label yang memenuhi regulasi, seperti label halal, PIRT, BPOM, dan informasi nilai gizi,” ujar Dony, didampingi dosen anggota Syafrijon dan Titi Sriwahyuni.
Pengabdian masyarakat ini mengambil tema ‘Transformasi Digital UMKM: Integrasi Desain Kemasan Profesional dan Digital Marketing’. Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM).
Kegiatan berlangsung pada 24-26 Juli 2025 di Kantor Wali Nagari Taram.
Transformasi digital UMKM diwujudkan melalui integrasi desain kemasan profesional dan digital marketing. Ini mencakup berbagai aktivitas strategis dan praktis untuk meningkatkan daya saing UMKM.
“Bisa melalui dua aspek utama, desain kemasan yang menarik dan profesional, serta pemasaran digital yang efektif,” jelas Dony.
Rincian kegiatan meliputi asesmen awal dan identifikasi kebutuhan UMKM, survei atau wawancara UMKM untuk mengetahui kondisi saat ini (kemasan, branding, pemasaran).
Selanjutnya, dilakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) UMKM terkait branding dan pemasaran, serta penilaian kesiapan digital UMKM.
Pelatihan desain kemasan profesional dilakukan melalui workshop berbasis estetika, fungsi, dan psikologi konsumen. Peserta juga diajarkan penggunaan software desain sederhana seperti Canva, CorelDraw, atau Adobe Illustrator.
“Kita juga memberikan materi tentang tren kemasan ramah lingkungan dan ergonomis. Pendampingan rebranding produk, redesain logo, nama produk, tagline, dan citra visual,” imbuhnya.
Peserta dilatih membuat identitas visual (color palette, font, style guide), serta simulasi dan revisi desain sebelum dicetak.
Pelatihan digital marketing mencakup konsep, tujuan, dan platform (Instagram, Facebook, TikTok, WhatsApp Business).
Peserta juga diajarkan pembuatan konten, strategi pemasaran digital, teknik SEO dan SMM, pengenalan Google Business Profile dan marketplace (Shopee, Tokopedia).
Pembuatan media promosi digital, template konten harian/bulanan, katalog digital, dan video promosi singkat juga menjadi bagian dari pelatihan.
Peserta juga melakukan simulasi penjualan online, pendampingan pembuatan akun marketplace, simulasi transaksi, dan review pengalaman pengguna.
Evaluasi dan monitoring dilakukan melalui penilaian perubahan penjualan, engagement media sosial, dan impresi konsumen.
Wali Nagari Taram, Nanang Anwar, mengapresiasi tim pengabdian UNP. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.











