Pasbar – Dua warga ditemukan meninggal dunia di dalam kolam penampungan getah karet di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (23/5). Peristiwa itu menghebohkan warga setempat setelah kedua korban tak keluar lagi dari kolam yang berada di bawah lantai beton rumah warga.
Korban diketahui bernama By Senpri (32) dan Tanjung (25). Keduanya merupakan warga Kenagarian Muara Mais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.
Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto melalui Kapolsek Pasaman, AKP Bermana Nanda, membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi.
Bermana menjelaskan, peristiwa bermula saat By Senpri dan Tanjung bersama dua rekannya mendatangi rumah milik A. Syahmidi (59) sekitar pukul 16.00 WIB untuk membeli getah karet.
Getah karet itu disimpan di dalam kolam air berukuran sekitar 4 x 6 meter dengan kedalaman kurang lebih 1,2 meter. Kolam tersebut berada di bawah bangunan lantai beton rumah A. Syahmidi.
Sekitar pukul 16.15 WIB, By Senpri masuk ke kolam dengan cara menyelam untuk mengambil getah karet di dasar penampungan. Namun setelah sekitar 15 menit, ia tak kunjung muncul ke permukaan.
Melihat kondisi itu, Tanjung ikut turun ke kolam untuk memastikan keadaan korban pertama. “Berselang sekitar 10 menit kemudian, korban Tanjung juga tidak muncul ke permukaan kolam,” kata AKP Bermana Nanda.
Dua rekan korban, Hendra (32) dan Hendri Saputra (40), bersama pemilik rumah kemudian mengecek ke dalam kolam. Saat pencarian dilakukan, keduanya ditemukan dalam keadaan kaku dan tidak bergerak.
Para saksi lalu meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban. Warga bersama saksi akhirnya berhasil mengangkat keduanya dari kolam yang berada di bawah lantai rumah tersebut.
Namun, setelah berhasil dievakuasi, kedua korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Polisi menduga keduanya kehabisan oksigen saat berada di dalam kolam sehingga tidak mampu menyelamatkan diri.
Jenazah By Senpri dan Tanjung kemudian dibawa ke RSUD Pasaman Barat untuk pemeriksaan medis.











