Batusangkar – DPRD Tanah Datar menggelar rapat paripurna untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Fraksi-fraksi di DPRD menyampaikan pandangan umum terhadap ranperda tersebut.
Rapat paripurna berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD setempat, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Nurhamdi Zahari dan didampingi Wakil Ketua Kamrita.
Enam dari delapan fraksi DPRD Tanah Datar hadir dalam rapat tersebut. Dua fraksi lainnya, PAN dan PKB, sedang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek). Pandangan umum dari kedua fraksi tersebut diserahkan langsung ke pimpinan sidang.
Juru bicara dari masing-masing fraksi menyampaikan pandangan secara bergantian. Zulhadi mewakili Fraksi PPP, Adrison mewakili Fraksi Ummat Golkar, Wendri Aswil mewakili Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat, Surva Hutri mewakili Fraksi Gerindra, Junaidi mewakili Fraksi Nasdem, dan Nurzal mewakili Fraksi PKS.
Fraksi PPP menyoroti capaian target dan realisasi RPJMD serta program unggulan tahun 2025, karena akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di tahun 2026.
Fraksi Ummat Golkar menyoroti tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Mereka berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan berkelanjutan.
Fraksi Perjuangan Nurani Demokrat mendukung Ranperda APBD 2026 dan memberikan saran agar alokasi dana anggaran tepat sasaran, dengan mengacu pada prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Mereka menekankan pentingnya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.











