Pariaman – Khairat KDI dan Ramadhan resmi meluncurkan single duet perdana berjudul “Antara Padang dan Selat”, lagu yang mengangkat kisah cinta jarak jauh antara dua insan yang dipisahkan wilayah dan lautan. Karya ini dijadwalkan diputar serentak di radio-radio seluruh Indonesia pada Jumat, 19 Juni 2026.

Lagu tersebut menjadi penanda penting dalam perjalanan musik keduanya. Proyek ini sebenarnya sudah disiapkan sejak 2025, namun membutuhkan waktu panjang sebelum menemukan bentuk yang paling pas.

Pada tahap awal, lagu itu sempat direncanakan dinyanyikan bersama sejumlah artis lain. Namun, berbagai percobaan yang dilakukan belum menghasilkan kecocokan yang diharapkan.

Titik terang baru muncul pada penghujung 2025 saat Ramadhan dinilai sebagai pasangan duet yang tepat. Setelah itu, proses rekaman vokal dilakukan usai bulan Syawal 2026.

“Alhamdulillah, seluruh proses rekaman berjalan lancar dan sesuai harapan,” ujar Khairat KDI.

“Antara Padang dan Selat” membawa cerita yang dekat dengan pengalaman banyak pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Lagu ini menggambarkan sepasang kekasih yang berada di dua wilayah berbeda, yakni Padang, Sumatera Barat, dan kawasan Selat Malaka, Malaysia.

Jarak yang memisahkan mereka menjadi ujian bagi kesetiaan dan kesabaran. Hubungan itu digambarkan seperti mengarungi gelombang laut yang besar, penuh tantangan, tetapi tetap bertahan karena cinta dan komitmen yang kuat.

Bagi Ramadhan, kolaborasi ini menjadi pencapaian tersendiri dalam karier bermusiknya. Ia sebelumnya dikenal sebagai Juara 1 Lomba Karaoke Lagu-Lagu Khairat KDI Karya Denzai ZBH yang digelar Radio Piaman FM Padang Pariaman pada 2024.

Prestasi itu menjadi pintu awal yang mengantarkannya hingga dipercaya berduet langsung dengan Khairat KDI dalam karya profesional.

Melalui single ini, keduanya berharap bisa menghadirkan warna baru di industri musik Melayu sekaligus memberi semangat bagi pasangan yang berjuang mempertahankan cinta di tengah jarak dan waktu.

Duet perdana tersebut juga menjadi bukti bahwa penantian panjang, proses matang, dan kecocokan musikal dapat melahirkan karya yang menyentuh hati pendengar. Khairat KDI dan Ramadhan pun mengajak pecinta musik untuk terus mendukung karya-karya mereka ke depan.

“Terus support karya-karya kami. We’re not the best, but the best for you,” kata keduanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *