Agam – Pemerintah Kabupaten Agam memperingati hari jadi ke-33 Lubuk Basung sebagai ibu kota kabupaten melalui upacara di halaman Kantor Bupati Agam, Minggu (19/7/2026). Peringatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk menegaskan arah pembangunan daerah ke depan.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Agam, Benni Warlis, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mantan kepala daerah, tokoh adat, serta aparatur sipil negara.

Dalam sambutannya, Benni menegaskan bahwa peringatan hari jadi itu menjadi ruang refleksi atas perjalanan Lubuk Basung sejak ditetapkan sebagai ibu kota kabupaten pada 19 Juli 1993.

“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah, melainkan refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus memperkuat tekad dalam membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Benni.

Ia menyebut, selama 33 tahun terakhir, Lubuk Basung berkembang pesat sebagai pusat pemerintahan sekaligus penggerak pembangunan di berbagai sektor.

Benni juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dengan semangat “Saiyo Sakato Basamo Mambangun Nagari”. Menurut dia, kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk membawa Lubuk Basung menjadi kota yang lebih maju, bermartabat, dan membanggakan.

Dalam kesempatan itu, Benni turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dunia usaha, akademisi, perantau, TNI-Polri, hingga relawan. Dukungan mereka dinilai penting untuk mempercepat pembangunan serta pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Agam.

Peringatan hari jadi kemudian berlangsung meriah dengan arak-arakan jamba yang diiringi musik tradisional tambua tansa. Acara dilanjutkan dengan atraksi paralayang oleh TNI AU, konvoi komunitas motor, hingga tradisi makan bajamba di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *