Padang – Pemerintah Kota Padang resmi meluncurkan logo Hari Jadi Kota (HJK) ke-357 pada Senin (29/6/2026) dengan mengusung tema “Padang Road to Gastronomy City”. Tema ini menandai langkah besar Padang untuk mengejar pengakuan UNESCO sebagai Kota Gastronomi pada 2027.

Asisten III Setdako Padang, Corri Saidan, mengatakan tema tersebut adalah cerminan arah pembangunan kota yang kini semakin menitikberatkan penguatan sektor kuliner. Ia menyebut, pemerintah daerah terus mempercepat seluruh tahapan persiapan yang sudah dimulai sejak 2025.

“Proses untuk mendapatkan predikat UNESCO Gastronomy City terus kita lakukan sebagai bentuk komitmen agar pengakuan tersebut dapat diraih pada 2027,” kata Corri.

Logo HJK ke-357 itu memadukan angka 357 dengan tiga elemen visual yang menggambarkan identitas Padang sebagai pusat perdagangan dan budaya di pesisir barat Sumatera. Ketiga unsur itu juga dirancang untuk menonjolkan karakter kota yang lekat dengan tradisi kuliner dan kehidupan masyarakat pesisir.

Pada angka 3, terdapat piktogram penari yang menatang piring. Simbol itu merepresentasikan keramahan pramusaji rumah makan Padang sekaligus tradisi kuliner yang diwariskan turun-temurun.

Elemen perahu layar pada angka 5 menggambarkan Padang sebagai kota pelabuhan strategis dan gerbang perdagangan. Corri menambahkan, perahu layar juga melambangkan masa depan kota, semangat merantau masyarakat, serta identitas geografis Padang sebagai kota pesisir.

Adapun elemen asap pada angka 7 merepresentasikan aroma khas masakan Minangkabau yang kaya rempah. Unsur ini menjadi simbol kehangatan sekaligus daya tarik kuliner yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Ini seluruhnya adalah warisan gastronomi yang terasa hidup di Kota Padang,” ujar Corri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *