Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumbar untuk periode 2026-2031. Pendaftaran dibuka mulai 15 hingga 29 Juli 2026 dan dilakukan secara daring melalui Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) Kementerian Agama.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, mengatakan ada lima kursi pimpinan BAZNAS Sumbar yang akan diisi melalui proses seleksi terbuka. Ia menegaskan seluruh formasi tersebut diperebutkan lewat tahapan yang sudah ditetapkan.
“Jumlah kebutuhan pimpinan BAZNAS untuk periode 2026-2031 sebanyak lima orang. Seluruhnya akan diisi melalui hasil seleksi yang sedang dibuka saat ini,” kata Edi Dharma.
Ia mengimbau masyarakat yang memenuhi syarat agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan segera mendaftar sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pembukaan seleksi ini diumumkan melalui Surat Tim Seleksi Nomor 400/293/Kesra-2026 tentang Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumbar Periode 2026-2031, tertanggal 14 Juli 2026. Surat itu ditandatangani Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi.
Tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman dan pendaftaran pada 15-29 Juli 2026. Setelah itu, panitia melaksanakan seleksi administrasi pada 30 Juli 2026 dan mengumumkan hasilnya pada 1 Agustus 2026.
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi pada 3-4 Agustus 2026, yang mencakup tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah. Hasil tahap ini diumumkan pada 6 Agustus 2026, lalu peserta melanjutkan ke seleksi wawancara pada 8 Agustus 2026.
Pengumuman 10 besar calon pimpinan BAZNAS Sumbar periode 2026-2031 dijadwalkan pada 11 Agustus 2026.
Edi Dharma menyebut Pemprov Sumbar berharap seleksi ini melahirkan pimpinan BAZNAS yang berintegritas, kompeten, dan memiliki komitmen kuat dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Sumbar. Ia menilai kepemimpinan yang tepat akan memperluas manfaat dana umat bagi kesejahteraan masyarakat.











