Limapuluh Kota – Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) fokus pada transformasi digital dan sinergi pendidikan vokasi dalam Dies Natalis ke-37. Kampus ini ingin menjadi lebih berdampak, mandiri, dan berdaulat dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Perayaan Dies Natalis ke-37 ini ditandai dengan Sidang Terbuka Senat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kampus Tanjung Pati, Rabu (11/02/2026).

Ketua Senat PPNP, Rilma Novita, membuka sidang yang dihadiri oleh civitas akademika, perwakilan perguruan tinggi di Sumatera Barat, Forkopimda, mitra industri, dan tamu undangan lainnya.

Direktur PPNP, John Nefri, menegaskan tema Dies Natalis bukan sekadar slogan. Tema ini mencerminkan arah strategis PPNP dalam merespons perubahan zaman, perkembangan teknologi, tuntutan dunia kerja, dan tanggung jawab terhadap pembangunan berkelanjutan.

Momentum ini menjadi refleksi perjalanan 37 tahun PPNP dalam membangun negara dan bangsa yang berpihak pada masyarakat serta adaptif terhadap tantangan zaman.

Dalam acara tersebut, tiga orator internal menyampaikan orasi ilmiah. Muthia Dewi membahas inovasi Fiber Cracking Technology untuk pakan ternak dari limbah pertanian. Nova Sillia mengulas karakteristik pemberi informasi yang dipercaya dalam peningkatan konsumsi susu segar sapi di Sumatera Barat. Reny Ekawati memaparkan cara lanskap mengelola air hujan di Sumatera Barat.

Ketua Pelaksana Dies Natalis PPNP ke-37, Sandra Melly, menambahkan bahwa rangkaian acara meliputi Gebyar PPNP, Politani Walk Fest, pertandingan tenis meja, dan pertandingan sepak bola antar instansi.

PPNP juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan SMKN 2 Payakumbuh dan Balai POM Payakumbuh. Selain itu, PPNP menandatangani Implementation Agreement (AI) dengan Universiti Teknologi Mara Malaysia. Kerjasama ini bertujuan memperkuat kemitraan dalam mendukung pengembangan pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *