Padang – PT Semen Padang kerahkan tiga alat berat ke Kecamatan Pauh, Kota Padang, sejak Senin (1/12/2025) untuk membantu penanganan dampak banjir bandang. Alat berat tersebut terdiri dari 1 unit excavator PC200, 1 unit backhoe loader, dan 1 unit skid loader.
Pengerahan alat berat ini merupakan bagian dari program “PT Semen Padang Peduli-ESDM Siaga Bencana Kota Padang 2025”.
Posko PT Semen Padang didirikan di depan Soto Im Bombay Pasar Baru-Unand dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Pauh.
Koordinator Posko, Ferdy Dinardo, menjelaskan bahwa dua loader difokuskan untuk membersihkan jalan Pasar Baru dan memuat material ke truk.
“Excavator kita turunkan untuk normalisasi aliran air sungai dengan pembuatan tanggul di Gunung Nago agar aliran tidak mengarah ke perumahan warga,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Setelah Gunung Nago, excavator akan diarahkan ke wilayah Batu Busuk untuk normalisasi sungai dan pembuatan tanggul.
Posko PT Semen Padang di Pauh diperkuat 30 personel dari berbagai unsur, termasuk TRC Semen Padang, Semen Padang Hospital, Mine Rescue Tambang Semen Padang, Damkar Semen Padang, PT Bukit Asam, dan Kepsindo.
Selain alat berat, posko juga didukung 2 water truck dan peralatan medis.
Sejak pendirian posko, tim telah aktif melakukan pengecekan kesehatan, pengobatan ringan, pembersihan fasilitas umum seperti SMA N 9 dan Masjid Istiqlal Kampung Dalam, serta rumah warga.
PT Semen Padang juga mengirimkan bantuan logistik dan mendirikan posko di Nagari Salareh Aia Timur, Palembayan, Kabupaten Agam.
Tim di Agam akan membantu pencarian korban, membersihkan fasilitas umum, dan menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, selimut, pakaian layak pakai, dan perlengkapan mandi.
Tenaga medis dari Semen Padang Hospital (SPH) juga disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Posko Palembayan diperkuat 35 personel, termasuk 5 tenaga medis dari SPH.
Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyampaikan duka cita atas bencana yang terjadi dan menegaskan komitmen perusahaan untuk membantu pemerintah dan masyarakat terdampak.
“Bantuan yang kami kirim adalah wujud kepedulian bersama dan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan yang tumbuh dan besar di Sumbar,” kata Iskandar.











