Padang – Siswa-siswi SMP Negeri 7 Padang menuntaskan persiapan untuk tampil pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Padang yang akan berlangsung pada 13-15 Mei 2026. Sekolah itu menargetkan penampilan terbaik di ajang yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang tersebut.
Kepala SMP Negeri 7 Padang, Fitria Yenira, mengatakan pihak sekolah memberi dukungan penuh bagi para siswa yang akan berlomba. Dukungan itu diberikan melalui penyediaan fasilitas latihan serta anggaran yang berasal dari dana BOS sesuai aturan yang berlaku.
“Bentuk dukungan dari sekolah yakni memfasilitasi siswa-siswi tempat latihan dan anggaran yang diambil dari dana BOS sesuai arahan dan aturan yang berlaku. Memaksimalkan persiapan, kami juga mengkondisikan ruang budaya serta halaman musala agar proses latihan tidak mengganggu kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM),” ujar Fitria Yenira, Selasa (12/5/2026).
Ia menuturkan, langkah tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Fadly Amran, yakni Padang Juara, serta selaras dengan slogan sekolah, “Batagak Budi jo Prestasi.”
Sementara itu, Guru Seni Budaya sekaligus pembina tim FLS3N SMPN 7 Padang, Kiki Ramadeni, mengatakan persiapan telah dimulai sejak Januari 2026. Seleksi perwakilan sekolah dilakukan lebih dulu sebelum para siswa menjalani latihan rutin.
“FLS3N merupakan event nasional tahunan dengan delapan cabang lomba. Sebagai pembina untuk cabang tari, musik tradisional, dan ansambel campuran, saya melakukan seleksi terlebih dahulu sebelum menentukan anggota tetap. Anak-anak telah mengikuti latihan hampir setiap hari sejak bulan Januari hingga saat ini,” ungkap Kiki.
Ia menambahkan, dedikasi para siswa patut diapresiasi karena mereka menjalani proses panjang dengan semangat yang konsisten.
“Saya berharap anak-anak bisa menampilkan yang terbaik dan mendapatkan hasil yang maksimal. Semoga perjuangan mereka tidak sia-sia,” katanya.
Tahun ini, SMPN 7 Padang mengikuti tiga cabang lomba, yakni ansambel campuran, musik tradisional, dan tari kreasi. Untuk cabang ansambel campuran, tim diisi Evano Ashiddiq Bennev, Khalil Maulana Abiyu, dan Alariq Tsaqif Faeeza. Pada musik tradisional, tampil Irena Shakila Rori, Rubi Viki Tsurayya, Arkan Ghaisan Arikhno, Rayyan Rabbani Anindya, dan Haniyah Tiara Putri. Sementara di tari kreasi, para peserta yang turun adalah Chiara Shanyndiva, Chintia Putri Alia, Famouza Keanu Pratama, Lintang Radian, dan Rayhan Dinov Pratama.
Dengan persiapan yang telah berlangsung selama lima bulan, SMPN 7 Padang optimistis mampu bersaing di tingkat kota sekaligus memperkuat karakter siswa melalui pelestarian seni dan budaya.











