Padang – Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, memberikan bantuan kepada nelayan yang sudah dua minggu tidak bisa melaut akibat dampak bencana. Bantuan ini diharapkan meringankan beban ekonomi para nelayan.
Pemerintah pusat memastikan Transfer ke Daerah (TKD) untuk Sumatra Barat (Sumbar) pada 2026 tidak dipangkas, meskipun daerah tersebut terdampak bencana. Keputusan ini menjadi angin segar bagi upaya pemulihan daerah.
Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas dukungan tersebut. Ia menyebut kebijakan ini krusial bagi pelayanan publik dan pemulihan pascabencana.
“Keputusan ini menjadi penopang penting bagi daerah untuk tetap menjalankan pelayanan publik dan mempercepat pemulihan pascabencana,” kata Mahyeldi, Rabu (17/12/2025).
Menurut Mahyeldi, kebijakan ini adalah wujud kehadiran negara dalam menjaga stabilitas fiskal daerah yang tertekan akibat bencana. Bencana telah merusak infrastruktur dan mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memastikan anggaran TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar tidak dipotong pada 2026 sebagai dukungan rehabilitasi pascabencana.










