Tanah Datar – Universitas Dharma Andalas (UNIDHA) membuka peluang bagi aparatur nagari untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan pengalaman kerja diakui sebagai kredit akademik.
Sosialisasi program itu digelar di Aula PMDPPBK Kabupaten Tanah Datar, Senin, 4 Mei 2026, dan diikuti 50 sekretaris nagari. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, tim dosen UNIDHA menjelaskan cara pengalaman kerja di pemerintahan dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester atau SKS.
Ketua Program Studi Magister Manajemen UNIDHA, Dr. M, Henny Sulistianingsih, SE, M.Si, mengatakan skema RPL memberi kemudahan bagi ASN yang ingin kuliah tanpa harus memulai dari awal. “Dengan RPL, ASN tidak perlu mulai dari nol. Pengalaman kerja yang relevan bisa jadi modal untuk kuliah magister,” ujarnya.
Kepala Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Drs. Herison, menilai program tersebut penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di nagari. “SDM nagari harus siap menghadapi tantangan modernisasi. Sinergi kampus dan pemerintah daerah akan mempercepat peningkatan kualitas aparatur,” katanya.
Selain sosialisasi, UNIDHA juga menawarkan kerja sama strategis dengan pemerintah daerah agar semakin banyak ASN dan pegawai instansi dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani waktu dan biaya.
Melalui langkah itu, diharapkan aparatur nagari di Sumatera Barat semakin siap menghadapi tuntutan kerja, sekaligus mendorong nagari menjadi lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.










