Padang – Menjelang Hari Raya Idul Adha, UPT Halal Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat dan Dinas Pertanian Kota Padang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha), Sabtu-Minggu (23-24/5). Kegiatan ini berlangsung di UPT Halal UNP dan Rumah Potong Hewan (RPH) Aia Pacah.
Pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyembelih hewan sesuai syariat Islam, sekaligus memperhatikan higienitas dan keamanan pangan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Umum dan Usaha UNP, Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc., mewakili Rektor UNP.
Ketua DMI Sumatera Barat, Prof. Ganefri, Ph.D., menyebut pelatihan juru sembelih halal penting agar proses penyembelihan tidak hanya sah secara agama, tetapi juga memenuhi unsur kemanusiaan, kesehatan, dan keamanan pangan.
“Dalam perspektif Islam, penyembelihan bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi amanah yang mengandung nilai ibadah, ihsan, serta tanggung jawab terhadap sesama manusia dan makhluk Allah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem halal di Sumatera Barat.
Peserta pelatihan berasal dari pengurus masjid dan masyarakat umum yang nantinya terlibat dalam penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha. Mereka mengikuti materi fiqih penyembelihan, teknik penyembelihan, etika dan higienitas, hingga praktik langsung di RPH Aia Pacah.
Selain mendapatkan teori, para peserta juga menjalani praktik lapangan, memperoleh sertifikat resmi dari UPT Halal UNP, serta dibekali penerapan sanitasi ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).











