Padang – Dinas Perhubungan Kota Padang memperketat pengawasan sekaligus pemeliharaan lampu penerangan jalan umum untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga. Langkah ini dilakukan dengan menyiagakan lima tim operasional setiap hari, didukung dua unit mobil crane dan tiga unit mobil tangga.
Kepala UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Padang, Rizal, mengatakan pengawasan kini dijalankan lebih sistematis agar gangguan pada lampu jalan bisa segera ditangani. Setiap pagi, tim teknis wajib menerima pengarahan untuk menentukan titik perbaikan berdasarkan hasil pantauan lapangan dan laporan masyarakat.
“Begitu ada aduan, kami langsung bergerak,” ujar Rizal, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, laporan warga bisa masuk melalui media sosial, layanan pengaduan PJU, aplikasi Padang Sigap, maupun instruksi pimpinan. Setelah itu, tim siang bekerja mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB untuk menuntaskan perbaikan fisik di lapangan.
Untuk menghadapi gangguan pada masa transisi dari siang ke malam, UPTD PJU juga membentuk Tim 6 dengan dukungan tenaga tambahan dari dinas terkait. Tim ini fokus mengawasi ruas jalan protokol di pusat kota pada malam hari.
Rizal menyebut pembentukan tim tersebut bertujuan mengatasi kendala teknis pada panel kendali yang kerap muncul saat lampu mulai dinyalakan. Dengan begitu, lampu yang terlambat menyala atau bahkan padam total bisa segera ditangani.
Anggota tim malam mulai bersiap di kantor sejak pukul 17.00 WIB. Mereka kemudian menyisir jalan protokol menggunakan sepeda motor hingga pukul 23.00 WIB, sambil tetap siaga menghadapi keadaan darurat.
Jika ada kerusakan berat yang belum selesai ditangani pada malam hari, tim siang akan langsung melanjutkannya keesokan hari.
Pemerintah Kota Padang berharap pola patroli ini dapat menekan potensi kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas melalui layanan penerangan jalan yang lebih prima.











