Padang – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat mengintensifkan kampanye keselamatan berkendara dengan menyoroti bahaya merokok saat mengemudi. Melalui pesan bertajuk “Tidak Merokok Saat Berkendara, Fokus di Jalan Itu Gaya yang Keren”, Ditlantas Polda Sumbar mengajak masyarakat menjadikan konsentrasi sebagai prioritas utama di jalan.
Bara api maupun puntung rokok yang masih menyala dinilai berisiko mengenai pengendara lain dan memicu kecelakaan. Karena itu, polisi lalu lintas mengingatkan agar kebiasaan tersebut ditinggalkan demi keselamatan bersama.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan keselamatan di jalan berawal dari kebiasaan kecil yang mencerminkan disiplin dan tanggung jawab setiap pengguna jalan, Senin (13/7/2026).
“Kampanye ini bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa berkendara membutuhkan konsentrasi penuh. Merokok saat mengemudi memang sering dianggap hal biasa, tetapi aktivitas tersebut dapat mengurangi fokus dan meningkatkan risiko kecelakaan. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” ujar Reza.
Ia menjelaskan, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah preventif yang terus dilakukan Ditlantas Polda Sumbar untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Menurut Reza, tertib berlalu lintas tidak cukup hanya dengan mematuhi rambu dan aturan. Pengendara juga harus menghindari aktivitas apa pun yang dapat mengganggu konsentrasi selama perjalanan.
Ia menegaskan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setiap pengemudi dan pengendara diharapkan mampu mengendalikan diri serta menempatkan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
“Kami berharap masyarakat Sumatera Barat semakin sadar bahwa fokus saat berkendara adalah bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Mari kita hentikan kebiasaan merokok saat berkendara, utamakan konsentrasi, patuhi aturan lalu lintas, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Ditlantas Polda Sumbar juga mengajak masyarakat, komunitas otomotif, pelajar, mahasiswa, hingga keluarga untuk bersama-sama membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik melalui perilaku berkendara yang bertanggung jawab.
Kampanye keselamatan itu akan terus digencarkan melalui media sosial, edukasi langsung kepada masyarakat, dan berbagai kegiatan preventif lainnya.
Dengan semangat #SEPAKAT yang berarti Selamat, Patuh, dan Taat, Ditlantas Polda Sumbar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat.
Fokus saat mengemudi disebut sebagai salah satu kunci utama untuk mencegah kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Ditlantas Polda Sumbar menegaskan, gaya berkendara yang sesungguhnya bukan merokok di balik kemudi, melainkan mampu menjaga konsentrasi, mematuhi aturan, dan menghormati pengguna jalan lain. Pada akhirnya, tujuan utama setiap perjalanan adalah kembali ke rumah dengan selamat.











