Jakarta – Pemerintah didesak untuk menerapkan skema Public Service Obligation (PSO) pada transportasi udara guna menstabilkan harga tiket pesawat, terutama di wilayah kepulauan dan terpencil.

Pengamat penerbangan, Teguh, menilai PSO terbukti efektif dalam menjaga keterjangkauan harga tiket dan keberlangsungan rute penerbangan yang kurang menguntungkan.

“PSO telah berhasil diterapkan di sektor kereta api dan angkutan perintis,” ujarnya, menekankan potensi keberhasilan serupa di industri penerbangan.

Teguh menambahkan, pengelolaan PSO yang tepat, transparan, dan tepat sasaran dapat menghidupkan kembali industri penerbangan, meningkatkan load factor, dan memperkuat pemerataan pembangunan nasional.

Sebelumnya, Teguh juga menyoroti bahwa stimulus musiman untuk harga tiket pesawat hanya menjadi solusi jangka pendek.

Ia mendorong reformasi menyeluruh di sektor penerbangan, termasuk efisiensi biaya operasional maskapai, peninjauan harga avtur, pajak, airport charges, penguatan armada nasional, dan manajemen bandara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *