Batusangkar – Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (13/11). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali potensi pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya di daerah tersebut.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyambut baik kunjungan Panja DPR RI ini. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan terkait pelestarian cagar budaya di Tanah Datar.
“Ini menjadi angin segar bagi kami di Tanah Datar,” ujar Ahmad Fadly saat menerima rombongan di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III di Pagaruyung.
Ahmad Fadly mengatakan, Tanah Datar memiliki 68 titik cagar budaya yang tercatat di BPK Wilayah III Sumatera Barat. Ia berharap Panja Komisi X DPR RI dapat memberikan perhatian lebih terhadap cagar budaya tersebut, sehingga dapat menjadi daya tarik wisata.
“Di tengah efisiensi anggaran saat ini, tentunya kita berharap kepada Panja Komisi X DPR RI ini untuk lebih memperhatikan Cagar Budaya ini, agar menjadi daya tarik kunjungan wisata ke Tanah Datar,” katanya.
Kepala BPK Wilayah III Sumbar, Nurmatias, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Panja Komisi X DPR RI ke Tanah Datar. Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan perubahan langkah untuk melestarikan cagar budaya yang ada di Tanah Datar.
Ketua Tim Kunker Panja, Kurniasih Mufidayati, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait cagar budaya. Panja Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI memiliki fungsi pengawasan terkait implementasi tata kelola, pemanfaatan, dan zonasi cagar budaya.
Rombongan Panja yang juga diikuti oleh sejumlah anggota Komisi X DPR RI dan Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI, I Made Dharma Suteja, melanjutkan kegiatan dengan diskusi dan mendengar masukan dari berbagai pihak, termasuk Kepala OPD, Rektor UIN Makhmud Yunus Batusangkar, tokoh adat, budayawan, dan pemerhati adat budaya dan pariwisata di Tanah Datar.











